



Makassar, 12 Agustus 2026 — Kabar membanggakan datang dari Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Makassar (UNM). Sebanyak empat tim mahasiswa berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (AMLI) Tahun 2026 pada kategori lomba.
Keberhasilan ini menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan gagasan inovatif berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam pemanfaatan sumber daya hayati, pengelolaan lingkungan, pertanian berkelanjutan, dan pengembangan produk ramah lingkungan.
Empat Tim Penerima Pendanaan
1. HylоGrow Bag: Inovasi Paper Bag Biodegradable Berbasis Rumput dan Kulit Buah Naga dengan Biji Terintegrasi sebagai Sistem Tumbuh Ramah Lingkungan
Tim ini dibimbing oleh Dewi Sartika A., S.Si., M.Si. sebagai dosen pembimbing. Tim diketuai oleh Mira’tul Munirah Darman dari Program Studi Pendidikan Biologi ICP Angkatan 2024, dengan anggota Alyza Izzatki Aulia dari Program Studi Biologi Angkatan 2025 dan Sartika dari Program Studi Pendidikan Biologi ICP Angkatan 2024.
Melalui HylоGrow Bag, tim mengembangkan paper bag biodegradable berbahan rumput dan kulit buah naga yang dilengkapi biji tanaman. Inovasi ini mengintegrasikan fungsi kemasan ramah lingkungan dengan sistem tumbuh tanaman sehingga berpotensi mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular dan pengurangan limbah.
2. Inovasi Nanoemulsi Biopestisida Daun Tembelekan melalui Mekanisme Imunofisiologi untuk Pengendalian Ulat Grayak Perusak Tanaman Jagung
Tim kedua dibimbing oleh Dr. A. Irma Suriyani, S.Pd., M.Si. sebagai dosen pembimbing. Tim diketuai oleh Rika Alifiah, dengan anggota Della Christina L., Ririn Rahmadani, Lia Ramadhana, dan Natasya Zara. Seluruh anggota tim merupakan mahasiswa Program Studi Biologi Angkatan 2023.
Tim ini mengembangkan nanoemulsi biopestisida berbahan daun tembelekan sebagai alternatif pengendalian ulat grayak pada tanaman jagung. Pendekatan berbasis mekanisme imunofisiologi menjadi salah satu aspek inovatif yang diangkat dalam pengembangan gagasan tersebut.
3. Optimalisasi Ekstraksi Pigmen Alami Rumput Laut Sargassum sp. sebagai Pewarna Tinta Spidol Ramah Lingkungan dengan Kualitas dan Daya Tahan Tinggi
Tim ketiga dibimbing oleh Dewi Sartika A., S.Si., M.Si. sebagai dosen pembimbing. Tim diketuai oleh Dwi Anggitia Wulandari dari Program Studi Pendidikan Biologi ICP Angkatan 2024, dengan anggota Akifah Naila Arifai dari Program Studi Biologi Angkatan 2025, Nurul Khalilah AK dari Program Studi Bioteknologi Angkatan 2025, Nur Mala Sari dari Program Studi Pendidikan Biologi Angkatan 2024, dan Nur Fakhirah Sumar dari Program Studi Pendidikan Kimia ICP Angkatan 2025.
Gagasan ini memanfaatkan pigmen alami dari rumput laut Sargassum sp. sebagai bahan pewarna tinta spidol. Pengembangan tersebut diarahkan untuk menghasilkan alternatif tinta yang lebih ramah lingkungan dengan kualitas dan daya tahan yang baik.
4. Waste to Beauty: Pengembangan Masker Wajah Berbasis Bacterial Cellulose Bermuatan Minyak Black Soldier Fly (Hermetia illucens) sebagai Kandidat Bahan Antibakteri
Tim keempat dibimbing oleh Deni Frans Sakka, S.Pd., M.Biotech. sebagai dosen pembimbing. Tim diketuai oleh Diza Zabrinah dari Program Studi Bioteknologi Angkatan 2024, dengan anggota Muh. Ashabul Kahfi dan Anita Hilmiati Hatta, keduanya dari Program Studi Bioteknologi Angkatan 2024, serta Suci dari Program Studi Sains Lingkungan Angkatan 2025.
Mengusung konsep waste to beauty, tim mengembangkan masker wajah berbasis bacterial cellulose yang diperkaya minyak Black Soldier Fly (Hermetia illucens) sebagai kandidat bahan antibakteri. Gagasan ini mengintegrasikan pemanfaatan biomaterial dengan pengembangan produk bernilai tambah berbasis sumber daya hayati.
Dorong Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa
Lolosnya empat tim dalam pendanaan PKM AMLI 2026 menjadi capaian yang membanggakan bagi Jurusan Biologi FMIPA UNM. Tidak hanya melibatkan mahasiswa Program Studi Biologi, keberhasilan ini juga menunjukkan adanya kolaborasi lintas program studi, yaitu Biologi, Bioteknologi, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, dan Sains Lingkungan.
Keberagaman latar belakang keilmuan tersebut menjadi kekuatan dalam menghasilkan gagasan yang mengintegrasikan berbagai perspektif untuk menjawab permasalahan di bidang lingkungan, pertanian, pangan, bioteknologi, dan pengembangan produk berkelanjutan.
Jurusan Biologi FMIPA UNM menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa, ketua dan anggota tim, serta dosen pembimbing atas capaian tersebut. Semoga pendanaan PKM AMLI 2026 menjadi momentum bagi seluruh tim untuk mengembangkan gagasan menjadi inovasi yang aplikatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selamat berkarya dan sukses untuk seluruh tim PKM AMLI 2026!
