Tingkatkan Kompetensi Guru Biologi, Tim PKM UNM Gelar Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis PBL di Takalar

Takalar, 8 Juli 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Optimalisasi Kompetensi Guru SMA melalui Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Permasalahan Kontekstual” yang berlangsung di Aula SMP Negeri 2 Takalar. Kegiatan ini diikuti oleh 27 guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi SMA Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru Biologi jenjang SMA dalam merancang dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang berbasis model Problem Based Learning (PBL) dan terintegrasi dengan permasalahan kontekstual di lingkungan sekitar peserta didik. Melalui pendekatan ini, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran Biologi yang lebih bermakna, relevan dengan kehidupan sehari-hari, serta mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah nyata.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Makassar (UNM). Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan peningkatan mutu pendidikan bagi para guru di wilayah tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim PKM yang diketuai oleh Dian Dwi Putri Ulan Sari Patongai, S.Pd., M.Pd., bersama tiga anggota tim, yaitu Dr. Arifah Novia Arifin, S.Pd., M.Pd., Nur Aisyah Takdir, S.Pd., M.Pd., dan Alnadia Yusria, S.STP., M.Si.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata kontribusi akademisi Universitas Negeri Makassar dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru melalui program pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan di daerah.Antusiasme peserta terlihat sepanjang jalannya pelatihan. Salah satu guru anggota MGMP Biologi SMA Kabupaten Takalar mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang sangat aplikatif. “Pelatihan ini membuka cara pandang saya dalam merancang perangkat pembelajaran. Materi yang berbasis PBL dan dikaitkan dengan permasalahan kontekstual di sekitar siswa membuat saya lebih percaya diri untuk mengembangkan pembelajaran Biologi yang lebih hidup di kelas,” ujarnya. Sejumlah peserta turut berharap agar kegiatan pendampingan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, mengingat manfaatnya yang dirasakan langsung dalam menunjang tugas mengajar sehari-hari.

Leave a Reply

Translate »